Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Viral Video dari China tentang Tutorial Cara Iran Tembak Jet F-35 AS

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Sabtu, 4 April 2026 - 04:12 WIB

Sabtu, 4 April 2026 - 04:12 WIB

49 Views ㅤ

Jet tempur F-35 di kapal induk USS Tipoli. (Foto: U.S. Navy)

Beijing, MINA – Sebuah video dari China berisi tutorial cara bagaimana Iran dapat menargetkan jet tempur F-35 Lightning II menjadi viral di internet.

Dibuat oleh akun “Laohu Talks World”, video tersebut menguraikan masalah langkah demi langkah, menunjukkan bagaimana Iran dapat menggunakan peralatan yang ada untuk menyerang pesawat tempur canggih AS. Dengan teks terjemahan dalam bahasa Persia, video ini telah ditonton puluhan juta kali.

Dilansir dari Quds News Network (QNN) pada Sabtu (4/4), video tersebut berpendapat bahwa pertempuran udara tidak realistis bagi Iran mengingat armadanya yang sudah tua, termasuk F-14 Tomcat yang sudah berusia puluhan tahun. Sebaliknya, video tersebut berfokus pada pertahanan udara berbasis darat. Pembicara membandingkan sistem besar seperti S-300 dan Bavar-373 dengan sistem yang lebih kecil dan mobile seperti sistem Majid.

Ia menjelaskan bahwa unit yang lebih ringan dan terdesentralisasi yang menggunakan pelacakan inframerah dapat lebih sulit dideteksi dan bertahan lebih lama di bawah serangan.

Baca Juga: Yair Golan Kritik Netanyahu Usai Trump Umumkan Penghentian Bantuan AS untuk Israel

Upaya daring ini merupakan bagian dari fenomena yang lebih luas yang muncul dari China. Warga sipil dengan keahlian sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) secara sukarela menawarkan keterampilan teknis mereka di media sosial untuk membantu Iran melawan serangan AS dan Israel.

Konten semacam itu telah mencakup beberapa bidang, seperti memberikan koordinat pangkalan militer AS yang tepat di wilayah tersebut, mengusulkan strategi rudal terhadap kapal induk AS di Teluk Persia, dan mensimulasikan pertahanan terhadap kemungkinan pendaratan AS di Pulau Kharg, Iran.

China menghasilkan sekitar lima juta lulusan STEM setiap tahunnya, sekitar 1,3 juta di antaranya adalah insinyur, melampaui Amerika Serikat yang meluluskan sekitar 130.000 insinyur setiap tahun.

Video tersebut semakin terkenal setelah laporan tentang penembakan jatuh pesawat tempur F-35 AS di atas Iran pada Jumat (3/4). Pejabat AS yang dikutip oleh media besar telah mengakui insiden tersebut, menandai kerugian pertama dalam perang saat ini. []

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda