Alaska, MINA – Wakil Presiden AS JD Vance menyebut syarat yang harus dilakukan Iran untuk mengakhiri perang.
Dalam wawancara eksklusif dengan Reuters di Alaska, Vance mengatakan bahwa Iran harus melakukan pengurangan yang “signifikan” terhadap kapasitas pengayaan nuklirnya untuk memenuhi tuntutan AS dan mengakhiri perang antara kedua negara.
Vance, yang sejak lama skeptis terhadap keterlibatan AS dalam perang luar negeri, telah memainkan peran utama dalam merundingkan penyelesaian konflik tersebut dan menengahi kesepakatan damai sementara pada bulan Juni, yang kemudian dengan cepat gagal.
Perang ini telah mengguncang pasar energi global dan menjadi beban politik bagi Presiden Donald Trump serta rekan-rekan sesama anggota Partai Republik menjelang pemilihan umum sela bulan November, demikian dilaporkan Ariana News, Rabu (7/10).
Baca Juga: Trump Sebut Paris Segera Jadi Kota Muslim, Desak Macron Tutup Perbatasan
Berbicara pada Senin setelah perjalanan kampanye di Alaska, Vance mengatakan, kesepakatan apa pun akan mengharuskan Iran mengurangi kapasitas pengayaan nuklirnya, alih-alih sekadar menawarkan jaminan pengurangan nuklir di masa depan.
“Jika Anda tidak menginginkan senjata nuklir, mengapa Anda membutuhkan bahan bakar yang diperkaya hingga 60%? Dan jika Anda ingin menunjukkan komitmen untuk tidak membuat senjata nuklir, jangan memproduksi bahan bakar yang diperkaya tinggi. Itu adalah masalah ambang batas yang sangat mendasar,” kata Vance.
Iran dan AS telah saling bertukar usulan dalam beberapa pekan terakhir yang bertujuan mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran energi global yang vital. Namun, Trump menolak tawaran terbaru Iran dan telah memperingatkan bahwa operasi militer dapat meningkat intensitasnya setelah pemilihan umum sela.
Vance mengatakan AS tetap terbuka terhadap kesepakatan, tetapi menuntut konsesi nuklir yang konkret dari Iran. []
Baca Juga: Macron Kecam Kerusuhan Demo Biaya Hidup di Prancis, Hampir 2.400 Orang Ditangkap
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic