Madrid, MINA – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengaku terharu setelah mengetahui wajahnya dilukis oleh warga Palestina pada dinding reruntuhan bangunan di Jalur Gaza.
Lukisan itu menjadi simbol penghargaan atas sikap konsisten pemerintah Spanyol yang selama ini menyerukan gencatan senjata, peningkatan bantuan kemanusiaan, dan pengakuan terhadap hak rakyat Palestina. El Pais melaporkan, Rabu (29/7).
Melalui unggahan di media sosial, Sánchez menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Gaza atas penghormatan tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan Spanyol bukan ditujukan kepada individu, melainkan kepada perjuangan rakyat Palestina untuk hidup dengan damai, aman, dan bermartabat.
Menurutnya, perdamaian hanya dapat terwujud melalui penghormatan terhadap hukum internasional dan solusi dua negara.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan
Lukisan mural itu dibuat di atas reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Gaza. Di tengah kehancuran yang masih menyelimuti wilayah tersebut, karya seni itu mencerminkan apresiasi sebagian warga Palestina terhadap negara-negara yang secara terbuka menyuarakan penghentian agresi dan perlindungan terhadap warga sipil.
Spanyol menjadi salah satu negara Eropa yang paling vokal mengkritik operasi militer Israel di Gaza. Pemerintahan Sánchez berulang kali mendesak penghentian serangan, membuka akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, serta meminta masyarakat internasional mengambil langkah nyata untuk melindungi penduduk sipil.
Madrid juga termasuk negara yang mengakui Negara Palestina pada 2024 bersama Irlandia dan Norwegia, sebuah langkah yang menuai dukungan luas dari Palestina namun mendapat penolakan keras dari Israel.
Sejak pecahnya perang di Gaza, Sánchez beberapa kali mengunjungi kawasan Timur Tengah dan aktif mendorong solusi diplomatik melalui forum Uni Eropa maupun Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Pemerintah Spanyol juga mendukung berbagai upaya internasional untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau warga Gaza yang menghadapi krisis pangan, layanan kesehatan, dan pengungsian akibat konflik berkepanjangan.
Di tengah tekanan internasional yang terus meningkat terhadap Israel terkait krisis kemanusiaan di Gaza, mural bergambar Sánchez dinilai menjadi simbol harapan dan rasa terima kasih sebagian warga Palestina kepada pihak-pihak yang terus menyuarakan penghentian perang.
Sementara itu, komunitas internasional masih menyerukan gencatan senjata permanen dan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi demi mengakhiri penderitaan warga sipil. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Operasi Militer Israel di Al-Khalil Masuk Hari ke-10, Pelanggaran Terus Meningkat
















Mina Indonesia
Mina Arabic