Jakarta, MINA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi terjadinya banjir pesisir atau banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia. Fenomena ini dipicu oleh fase Perigee dan Bulan Purnama yang terjadi pada periode akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
BMKG menjelaskan, fase Perigee atau jarak terdekat Bulan dengan Bumi diperkirakan terjadi pada 2 Januari 2026, disusul dengan fenomena Bulan Purnama pada 3 Januari 2026. Kedua fenomena astronomi tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.
“Adanya fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 2 Januari 2026 dan Bulan Purnama pada tanggal 3 Januari 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum,” demikian keterangan resmi BMKG yang diterima MINA, Selasa (30/12).
Peningkatan muka air laut tersebut, lanjut BMKG, dapat berdampak pada terjadinya banjir pesisir di wilayah-wilayah tertentu, terutama kawasan yang berada di dataran rendah dan memiliki sistem drainase yang terbatas.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia,” imbuh BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir agar tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan, seperti genangan air di permukiman, terganggunya aktivitas pelabuhan, hingga kerusakan infrastruktur pesisir.
Selain itu, pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat melakukan langkah-langkah antisipatif guna meminimalkan risiko kerugian akibat banjir rob, termasuk dengan memperbarui informasi cuaca dan pasang surut laut secara berkala kepada masyarakat.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG agar dapat mengambil tindakan yang tepat apabila kondisi pasang maksimum terjadi di wilayah masing-masing. []
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic