Teheran, MINA – Iran menyaksikan gelombang solidaritas nasional yang luar biasa dengan diluncurkannya kampanye “Jan Fada”, sebuah inisiatif mobilisasi warga yang bertujuan untuk membela Tanah Air.
Presiden Masoud Pezeshkian secara pribadi mendaftar dalam kampanye tersebut, bergabung bersama jutaan warga Iran yang menunjukkan kesiapan mereka untuk melindungi negaranya dalam menghadapi ancaman asing yang semakin meningkat.
Pezeshkian menulis di X, lebih dari 14 juta warga Iran telah menyatakan komitmennya untuk membela negara mereka.
“Saya juga telah, sedang, dan akan tetap siap untuk melayani Iran,” katanya, menyoroti dedikasi pribadi bersama warga di seluruh negeri, Quds News Network (QNN) melaporkan.
Baca Juga: Pemukim Yahudi Israel Tingkatkan Seruan Pendudukan Lebanon Selatan
Kampanye tersebut, yang namanya berarti “pengorbanan nyawa”, diluncurkan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas eskalasi AS dan Israel.
Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf juga mendaftar dan bergabung dengan para sukarelawan.
Kampanye ini telah menyaksikan partisipasi luas dengan para pejabat dan tokoh publik bergabung sebanyak lebih dari 14 juta sukarelawan.
Presiden AS Donald Trump mengancam bahwa Amerika Serikat akan menghancurkan “peradaban” Iran jika Teheran tidak membuka Selat Hormuz dan tunduk pada persyaratannya.
Baca Juga: Bocoran Pejabat: Pembicaraan AS-Iran Masih Didiskusikan
“Seluruh peradaban akan mati malam ini, tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi mungkin akan terjadi,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Respon Ancaman AS atas Selat Hormuz, Haouthi Yaman Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb
















Mina Indonesia
Mina Arabic