Rabat, MINA – Penyerang Nigeria, Samuel Chukwueze, menyerukan agar Piala Afrika diberikan penghormatan yang sama seperti Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa, menyusul kontroversi mengenai waktu penyelenggaraan turnamen tersebut di Maroko.
Awalnya Piala Afrika dijadwalkan berlangsung pada musim panas, tetapi tahun ini dijadwalkan pada 21 Desember-18 Januari, sehingga klub-klub terkemuka Eropa kehilangan pemain kuncinya yang berpartisipasi di Piala Afrika.
“Semua orang ingin bermain di Piala Afrika. Ini adalah salah satu kompetisi terbaik di dunia,” kata Chukwueze kepada On Sports TV, Kamis (25/12).
“Anda harus menghormati Piala Afrika dengan cara yang sama seperti Anda menghormati Kejuaraan Eropa atau Piala Dunia,” tegasnya.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Pemain sayap Fulham itu akan absen dalam enam pertandingan untuk klubnya di Inggris jika Nigeria lolos ke babak 16 besar.
“Anda tidak punya pilihan, klub Anda tidak dapat menghentikan Anda dan tidak seorang pun boleh mengatakan hal buruk tentang AFCON (Piala Afrika). Ya, mereka menempatkannya di waktu yang salah, tetapi (jika) mengatakan itu bukan kompetisi yang bagus atau kompetisi yang hebat, itu tidak dapat diterima,” katanya.
Chukwueze membantu Nigeria mengamankan kemenangan laga pembuka 2-1 atas Tanzania di Grup C menjelang pertandingan kedua mereka melawan Tunisia pada hari Sabtu (27/12). []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic