Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Objek Wisata Religi Jadi Magnet Utama Wisatawan Jateng Saat Libur Nataru

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:39 WIB

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:39 WIB

10 Views ㅤ

Masjid Agung Jawa Tengah (foto: Fpik)

Semarang, MINA – Wisata Jawa Tengah (Jateng) kembali mencatat angka kunjungan tinggi selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, dengan lebih dari 3,8 juta wisatawan memadati berbagai destinasi di provinsi ini. Fenomena tersebut menunjukkan daya tarik kuat sektor pariwisata lokal, khususnya objek wisata religius dan budaya yang menjadi favorit pengunjung.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jateng, Muhamad Masrofi, menyatakan kunjungan tercatat sejak 20 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 mencapai 3.893.360 wisatawan — meningkat sekitar 1,89 persen dibanding periode libur Nataru tahun sebelumnya. Lonjakan ini mencerminkan tren positif mobilitas wisata dalam negeri yang tetap tinggi di awal 2026.

Sebaran wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di ibu kota provinsi, tetapi juga menyebar ke sejumlah daerah seperti Kota Semarang, Kabupaten Klaten, Kabupaten Demak, Kabupaten Rembang, hingga Kota Surakarta. Destinasi sejarah dan budaya kerap menjadi pilihan utama keluarga dan pelancong.

Beberapa objek wisata yang menjadi favorit wisatawan termasuk Kota Lama Semarang, pusat warisan budaya kolonial, serta situs religi seperti Masjid Agung Demak dan makam Sunan Kalijaga yang sarat dengan nilai sejarah keagamaan. Destinasi lain seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur, hingga kawasan Dieng pun turut ramai dikunjungi.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Masrofi menambahkan, selain tempat bertema sejarah dan religi, sejumlah wisata alam dan edukasi seperti kawasan Dieng serta atraksi lain turut berkontribusi terhadap tingginya jumlah kunjungan. Jumlah wisatawan diperkirakan akan terus bertambah hingga periode puncak liburan berakhir pada 4 Januari 2026.

Latar belakang: Jawa Tengah dikenal memiliki beragam kekayaan wisata mulai dari cagar budaya, situs sejarah, kawasan religi, hingga panorama alam yang menarik seperti Candi Borobudur yang merupakan salah satu warisan Budaya Dunia UNESCO  yang terus menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Daya tarik ini semakin diperkuat oleh mobilitas masyarakat selama libur panjang seperti Nataru, yang menjadikan provinsi ini sebagai salah satu tujuan utama pariwisata dalam negeri. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Rekomendasi untuk Anda