Brital, MINA – Sekretaris Jenderal Hezbollah, Sheikh Naim Qassem menyatakan pesan yang menegaskan bahwa Perlawanan akan memastikan Israel tidak pernah stabil atau terdefinisi.
Berbicara dalam upacara peringatan yang diadakan pada Selasa (10/2) di Kota Brital di wilayah Bekaa, Sheikh Qassem menekankan, hukum internasional menyatakan Israel sebagai entitas pendudukan (penjajah).
“Perlawanan di Lebanon berkomitmen untuk memastikan bahwa Israel tetap tanpa stabilitas atau perbatasan yang jelas,” kata pemimpin Hizbullah Lebanon tersebut. Al-Mayadeen melaporkan.
Ia pun mengecam kekuatan hegemonik global karena berupaya melegitimasi pendudukan dan merebut tanah Palestina.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Sheikh Qassem menekankan bahwa Israel saat ini “lebih lemah dari sebelumnya,” meskipun memiliki kemampuan yang luas dan dukungan yang besar dari komunitas internasional.
Ia menyoroti bahwa pendudukan belum mencapai tujuannya di Gaza, Lebanon, Iran, atau Yaman. Ketidakmampuan Israel untuk meraih kemenangan di arena-arena ini, katanya, menggarisbawahi kelemahan yang semakin meningkat meskipun memiliki sumber daya dan aliansi. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
















Mina Indonesia
Mina Arabic