Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

17,7 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Pemerintah Siagakan Ribuan Layanan Kesehatan

Zaenal Muttaqin Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:59 WIB

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:59 WIB

5 Views ㅤ

Wagub Jateng Taj Yasin menyampaikan keterangan kepada awak media tentang kesiapan kedatangan pemudik (Foto: Zaenal/MINA)

Sukharjo, MINA – Jawa Tengah (Jateng) bersiap menghadapi gelombang besar arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah provinsi memperkirakan sekitar 17,7 juta pemudik akan masuk ke wilayah ini, menjadikannya salah satu pusat pergerakan mudik nasional.

Mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Pemprov Jateng menyiagakan ribuan fasilitas kesehatan guna menjaga keselamatan pemudik selama perjalanan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, kondisi fisik pemudik, terutama para pengemudi, menjadi faktor krusial dalam menjaga keselamatan perjalanan jarak jauh.

Hal itu disampaikannya saat meninjau layanan masyarakat menyambut mudik Lebaran 2026 di Terminal Sukoharjo, Sabtu (14/3)

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

“Perjalanan mudik biasanya menempuh jarak jauh dan memakan waktu lama. Karena itu kondisi kesehatan harus dipastikan aman sebelum berangkat,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah menyiapkan jaringan layanan kesehatan yang tersebar di berbagai daerah. Tercatat ada 369 rumah sakit, 883 puskesmas, empat Balkesmas, satu Balai Kesehatan PAK Provinsi, 430 klinik utama, serta 2.067 klinik pratama yang disiagakan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Selain fasilitas kesehatan, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan terhadap para pengemudi dan kru bus di sejumlah terminal untuk memastikan mereka dalam kondisi layak mengemudi.

Sejumlah pengemudi memanfaatkan layanan tersebut. Salah satunya Via, pengemudi bus PO Gunung Mulia yang menjalani pemeriksaan tekanan darah dan gula darah di Terminal Sukoharjo.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebelumnya menyatakan, tingginya jumlah pemudik yang masuk ke wilayahnya membuat Jawa Tengah menjadi simpul penting dalam pergerakan mudik nasional.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus perjalanan, pemerintah daerah bersama kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan telah menyiapkan sejumlah posko mudik di titik-titik strategis.

Selain kesiapan layanan publik, pemerintah juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan di sejumlah wilayah diperkirakan masih cukup tinggi selama periode mudik Lebaran tahun ini. []

Mi’raj News Agency (MINA) 

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rekomendasi untuk Anda