Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan Drone Hantam Kedubes AS di Baghdad

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 19 Maret 2026 - 08:28 WIB

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:28 WIB

14 Views ㅤ

Kedubes AS di Baghdad, Irak (India Today)

Baghdad, MINA – Kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad, Irak, dilaporkan menjadi sasaran serangan drone bertubi-tubi yang memicu ledakan dan kebakaran di area sekitar, memperburuk ketegangan keamanan di kawasan tersebut.

Sumber keamanan Irak menyebutkan sejumlah drone bermuatan bahan peledak diluncurkan ke arah zona diplomatik yang dijaga ketat. Sistem pertahanan udara berhasil mencegat sebagian drone, namun setidaknya satu di antaranya menghantam area kompleks dan menyebabkan kobaran api. Al-Mayadeen melaporkan, Rabu (18/3).

Pemerintah Irak mengecam keras insiden tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan teror yang melanggar kedaulatan negara serta hukum internasional. Perdana Menteri Mohammed Shia al-Sudani memerintahkan aparat keamanan untuk mengejar dan menindak para pelaku di balik serangan tersebut.

Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi yang menargetkan kepentingan Amerika Serikat di Irak dalam beberapa waktu terakhir. Selain kedutaan, fasilitas diplomatik dan logistik AS di sekitar Bandara Internasional Baghdad juga menjadi sasaran serangan drone dan roket.

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Menurut laporan, serangan-serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok milisi yang berafiliasi dengan Iran, sebagai respons atas meningkatnya konflik regional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari 2026. Eskalasi ini telah memicu serangkaian serangan lintas wilayah di Timur Tengah.

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun situasi keamanan di Baghdad semakin diperketat. Serangan terhadap fasilitas diplomatik berisiko memperluas konflik dan menyeret lebih banyak pihak ke dalam ketegangan yang terus meningkat di kawasan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia