Praha, MINA – Sebuah fasilitas industri yang diduga terkait produksi persenjataan untuk Israel di Republik Ceko dilaporkan terbakar, dengan sebuah kelompok anti-Zionis mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Peristiwa ini terjadi di kawasan Pardubice dan kini tengah diselidiki aparat setempat sebagai dugaan aksi sabotase bermotif politik. MEMO melaporkan, Sabtu (21/3).
Kebakaran dilaporkan terjadi di sebuah kompleks industri yang memiliki keterkaitan dengan perusahaan pertahanan. Kelompok yang mengaku sebagai faksi anti-Israel menyatakan aksi tersebut ditujukan untuk menghentikan dukungan terhadap operasi militer Israel, khususnya yang mereka kaitkan dengan agresi di Gaza.
Otoritas keamanan Ceko segera melakukan penyelidikan intensif, termasuk kemungkinan keterkaitan insiden ini dengan tindak terorisme. Pihak kepolisian bersama badan intelijen memeriksa klaim kelompok tersebut, sementara pemerintah menganggap peristiwa ini sebagai ancaman serius terhadap keamanan nasional.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Meski demikian, perusahaan pertahanan yang beroperasi di lokasi tersebut membantah bahwa fasilitasnya memproduksi senjata secara langsung untuk Israel. Mereka menyatakan bahwa rencana kerja sama dengan perusahaan Israel sebelumnya tidak pernah terealisasi, sehingga tidak ada produksi persenjataan Israel di lokasi tersebut.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan global akibat konflik yang melibatkan Israel dan Iran, yang turut memicu gelombang protes dan aksi solidaritas di berbagai negara Eropa.
Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah fasilitas yang diduga memiliki keterkaitan dengan industri militer Israel menjadi sasaran demonstrasi hingga aksi perusakan oleh kelompok pro-Palestina.
Peristiwa di Ceko ini menunjukkan eskalasi baru dalam bentuk perlawanan non-negara terhadap industri militer yang dianggap berkontribusi pada konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Hal ini juga menambah tekanan bagi negara-negara Eropa dalam menyeimbangkan kepentingan industri pertahanan dengan tuntutan publik terkait isu kemanusiaan di Palestina. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic