Teheran, MINA – Eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah mencapai puncaknya setelah pihak Teheran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) yang dikabarkan tengah mempersiapkan opsi serangan darat.
Menanggapi sinyalemen pengerahan pasukan tersebut, otoritas militer Iran dengan tegas menyatakan bahwa wilayahnya akan menjadi “neraka” bagi pasukan asing yang mencoba menginjakkan kaki di tanah mereka.
Pernyataan provokatif namun sarat peringatan ini menunjukkan kesiapan tempur tingkat tinggi dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam menghadapi ancaman kedaulatan yang datang dari pihak Barat dan sekutunya. Press TV melaporkan, Selasa (31/3).
Pihak Washington sendiri melalui Kementerian Perangnya dilaporkan telah meningkatkan kesiagaan armada tempurnya di sekitar perairan Teluk, yang memicu spekulasi akan adanya operasi militer berskala besar.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Meski AS mengklaim langkah tersebut sebagai upaya “defensif” untuk melindungi kepentingan sekutunya dari ancaman rudal, Iran melihatnya sebagai tindakan agresi yang tidak dapat ditoleransi.
Retorika “Selamat Datang di Neraka” yang digaungkan Teheran bukan sekadar gertakan, melainkan refleksi dari strategi pertahanan asimetris yang telah mereka siapkan selama dekade terakhir untuk menghadapi kekuatan militer konvensional yang lebih besar.
Jika serangan darat benar-benar terjadi, hal itu akan memicu perang regional yang tak terkendali dan menghancurkan stabilitas energi global. Iran memiliki keunggulan geografis dan jaringan proksi yang luas di sepanjang kawasan.
Selain itu, penguasaan Iran atas Selat Hormuz menjadi kartu truf yang dapat melumpuhkan ekonomi dunia dalam sekejap jika jalur pelayaran minyak tersebut benar-benar ditutup sebagai respons atas agresi darat.
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
Kekuatan militer Iran yang kini didukung oleh teknologi drone canggih dan sistem rudal balistik jarak jauh, diyakini akan memberikan perlawanan sengit yang belum pernah dihadapi AS sebelumnya.
Teheran menegaskan bahwa setiap jengkal tanah mereka akan dipertahankan dengan segala kekuatan yang ada. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Arab Saudi Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan dengan AS di Tengah Serangan Houthi
















Mina Indonesia
Mina Arabic