Haifa, MINA – Serangan rudal yang diluncurkan Iran menghantam wilayah Israel utara, menyebabkan warga sipil terluka serta merusak sejumlah permukiman dalam eskalasi terbaru konflik di kawasan, Jumat (3/4).
Media Israel KAN melaporkan, seorang warga lanjut usia berusia 79 tahun mengalami luka-luka setelah rudal menghantam area Haifa dan Kiryat Ata. Selain korban jiwa, beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat dampak ledakan.
Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya intensitas konflik, setelah kelompok Hizbullah di Lebanon juga meluncurkan sekitar 15 roket ke wilayah Israel utara yang memicu sirene peringatan di sejumlah kota.
Wilayah Israel utara sendiri berada dalam status siaga tinggi sejak Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada akhir Februari 2026. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang dan memicu rangkaian aksi balasan dari Iran.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Iran melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone ke sejumlah target, termasuk Israel serta wilayah lain yang memiliki kepentingan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Eskalasi serangan timbal balik antara Iran, Israel, dan sekutunya berpotensi memperluas konflik regional. Selain ancaman terhadap warga sipil, situasi ini juga meningkatkan kekhawatiran dunia internasional terhadap keamanan energi, jalur perdagangan, serta keselamatan penerbangan di kawasan Timur Tengah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic