Gaza, MINA – Duta Besar Pakistan untuk Rusia, Faisal Niaz Tirmidhi, membuka pintu menuju skenario regional yang sangat penting setelah ia menekankan bahwa negaranya tidak menentang aksesi Iran ke perjanjian pertahanan bersama yang mempertemukan Arab Saudi, Turki, dan Pakistan.
Ia merujuk pada kemungkinan perjanjian trilateral berubah menjadi kerangka keamanan yang lebih luas yang mencakup pasukan Islam di kawasan tersebut. Quds Press melaporkan, Senin (17/8).
Pernyataan itu muncul beberapa hari setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah pada 7 Agustus antara Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan, yang didasarkan pada prinsip bahwa setiap serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara dianggap sebagai serangan terhadap pihak lain.
Ankara dan Islamabad sangat menekankan bahwa perjanjian ini bersifat defensif dan tidak menargetkan negara tertentu.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Dubes Tirmidhi, juga menyatakan bahwa aliansi ini bersifat defensif dan bahwa negara mana pun, termasuk Iran, dapat bergabung.
keseimbangan regional baru, menurutnya bukan untuk membuka konfrontasi langsung dengan Amerika Serikat atau Eropa.
Ia menekankan bahwa masuknya Iran ke dalam kerangka ini, jika terjadi, akan mengirimkan pesan politik yang sangat signifikan, bahwa negara-negara di kawasan tersebut mulai mencari pengaturan keamanan yang mereka buat sendiri, bukan dipaksakan dari luar negeri. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
















Mina Indonesia
Mina Arabic