Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran Klaim Produksi Senjata Berlipat Ganda dalam Setahun Ini

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 23 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Ahad, 23 Agustus 2026 - 13:11 WIB

11 Views ㅤ

Jubur militer Iran Reza Talaei Nik (foto: Al-Jazeera)

Teheran, MINA – Pemerintah Iran mengklaim produksi senjata dan peralatan pertahanannya meningkat dua kali lipat dalam setahun terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, di tengah meningkatnya ketegangan militer dengan Amerika Serikat dan Israel.

Talaei-Nik mengatakan peningkatan produksi berlangsung setelah konflik selama 12 hari dengan Israel dan Amerika Serikat pada Juni 2025. Menurutnya, produksi sejumlah peralatan pertahanan strategis yang diprioritaskan untuk kebutuhan perang bahkan meningkat lebih dari tiga kali lipat selama konflik terbaru. Tasnim melaporkan, Ahad (23/8).

Pejabat Iran tersebut juga menyebut industri pertahanan negaranya kini memproduksi lebih dari 1.000 jenis sistem dan senjata canggih. Jumlah itu jauh meningkat dibandingkan sekitar 31 jenis peralatan dasar pada masa awal perkembangan industri pertahanan Iran.

Pernyataan itu muncul ketika Iran terus memperkuat kemampuan militernya di tengah ketegangan dengan Washington. Seorang penasihat senior Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebelumnya juga mengklaim produksi rudal balistik Iran telah melampaui tingkat penggunaannya, sementara kapasitas produksi drone disebut lebih besar dibandingkan tingkat pengerahannya.

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Talaei-Nik juga mengungkapkan Iran sengaja mengurangi pameran dan pengungkapan senjata baru kepada publik untuk menjaga kerahasiaan kemampuan militernya. Langkah tersebut, menurutnya, dimaksudkan untuk mempertahankan unsur kejutan terhadap pihak yang dianggap sebagai lawan.

Klaim tersebut menjadi sinyal bahwa Teheran berupaya menunjukkan ketahanan industri pertahanannya meski menghadapi tekanan dan serangan militer.

Di sisi lain, angka produksi yang disampaikan merupakan klaim pemerintah Iran dan tidak disertai data independen yang dapat memverifikasi secara langsung besaran peningkatan tersebut. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Rekomendasi untuk Anda