Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erdogan Dijadwalkan Kunjungi Suriah, Pererat Hubungan

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Senin, 14 September 2026 - 06:49 WIB

Senin, 14 September 2026 - 06:49 WIB

26 Views ㅤ

Pertemuan delegasi Turki dan Suriah. (TRT World)

Dmaskus, MINA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dijadwalkan akan segera mengunjungi Suriah seiring upaya mempererat hubungan antara Ankara dan Damaskus terus meningkat, kata Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan.

Berbicara dalam konferensi pers bersama rekannya dari Suriah, Asaad al Shaibani, di Damaskus pada Ahad (13/9), Fidan mengatakan hubungan antara kedua tetangga telah berkembang secara signifikan selama dua tahun terakhir.

“Kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Suriah direncanakan dalam waktu dekat,” kata Fidan. Seperti dilaporkan TRT World.

Fidan menekankan dukungan Ankara terhadap Suriah yang stabil dan inklusif. Menurutnya, semua warga Suriah harus dapat mengekspresikan diri berdasarkan kewarganegaraan yang setara tanpa menghadapi diskriminasi atas identitas agama atau etnis mereka.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Fidan juga menekankan pentingnya kerangka politik inklusif yang melindungi hak-hak seluruh warga Suriah.

Fidan mengatakan Suriah sedang menawarkan harapan bagi kawasan setelah bertahun-tahun konflik, tetapi ia memperingatkan bahwa tindakan Israel mengancam stabilitas dan pemulihan negara tersebut.

“Pada saat Suriah memberikan harapan kepada dunia, ada satu pihak yang berusaha mendestabilisasinya, yaitu Israel,” katanya.

Fidan mengatakan Turki memantau perkembangan di Suriah selatan dengan cermat dan menyadari peran Israel dalam ketidakstabilan di sana. Ia menggambarkan kebijakan Israel sebagai hambatan paling serius bagi arah positif Suriah, dan menuduh Israel menjalankan kebijakan yang berpusat pada kekerasan daripada stabilitas regional.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Pernyataan tersebut muncul saat Ankara dan Damaskus memperdalam keterlibatan dan kerja sama diplomatik. Kunjungan Erdogan yang direncanakan berpotensi menandai langkah penting lain dalam memperkuat hubungan antara kedua negara tetangga.

Dalam konferensi pers yang sama, Fidan juga menegaskan bahwa integrasi kelompok-kelompok bersenjata sangat penting bagi kedaulatan dan integritas wilayah Suriah. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Rekomendasi untuk Anda