Tepi Barat, MINA – Tentara penjajah Israel menutup dua pos pemeriksaan di Tepi Barat utara, sehingga mencegah lebih dari 100 guru Palestina mencapai sekolah, kata seorang pejabat pendidikan pada Ahad (20/9).
Azmi Balawneh, direktur pendidikan di Provinsi Tubas mengatakan 104 guru tidak dapat pergi ke sekolah setelah tentara penjajah Israel menutup pos pemeriksaan Tayasir dan Ein Shibli di Lembah Yordan utara, demikian laporan kantor berita resmi Wafa.
Ia mengatakan penutupan tersebut mengganggu kelas di enam sekolah dan satu taman kanak-kanak yang dihadiri sekitar 1.100 siswa.
Tentara penjajah Israel menutup dua pos pemeriksaan tersebut sebagai bagian dari pembatasan militer yang lebih luas di seluruh Tepi Barat yang diduduki.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Sementara itu, pasukan tentara Israel menyerbu desa Al-Mughayyir, timur Ramallah di Tepi Barat tengah, menutup pintu masuk utamanya dan menangkap puluhan warga Palestina, menurut sumber-sumber lokal.
Sejak dimulainya perang Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023, tentara Israel dan pemukim telah meningkatkan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic