Gaza, MINA – Sektor pendidikan Palestina menderita kerugian berat di tengah perang genosida Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza. Lebih dari 800 guru tewas, 3.300 terluka, dan lebih dari 170 diculik sejak Oktober 2023.
Memperingati Hari Guru Sedunia, Kementerian Pendidikan pada Ahad (4/10) mengatakan angka-angka ini menyoroti skala kerusakan yang dialami sektor pendidikan Palestina.
Namun, kementerian menegaskan bahwa guru-guru Palestina tetap berkomitmen pada misi pendidikan mereka meskipun terjadi pembunuhan, kehancuran, pengungsian, dan penangkapan.
Hari Guru Sedunia tahun ini diperingati dengan tema, “Berdiri bersama guru: 60 tahun melindungi profesi, memajukan statusnya, dan membentuk masa depan kita.”
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Namun bagi guru-guru Palestina, peringatan ini datang di tengah realitas yang sangat berbeda. Realitas itu dibentuk oleh praktik agresif Israel yang dampaknya melampaui sekolah dan fasilitas pendidikan. Dampak itu memengaruhi guru, siswa, dan seluruh komponen proses pendidikan.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic