Madrid, MINA – Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, menyatakan bahwa tindakan menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza sama saja dengan melanggengkan genosida terhadap warga Palestina.
Albares menekankan perlunya memastikan makanan, obat-obatan, dan bantuan penting lainnya dapat menjangkau penduduk sipil di Gaza tanpa halangan, Middle East Monitor melaporkan.
Menlu Spanyol itu juga berpendapat bahwa pendekatan sepihak telah gagal menyelesaikan konflik Israel-Palestina, dan sebaliknya menyerukan proses politik yang berlandaskan hukum internasional serta kerja sama multilateral.
Pernyataan tersebut mencerminkan sikap Spanyol yang semakin kritis terhadap tindakan Israel di Gaza. Pemerintah Spanyol sebelumnya telah menyebut tindakan Israel di wilayah tersebut sebagai genosida dan telah mengambil serangkaian langkah untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel, sembari memperluas bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Madrid juga berulang kali menegaskan dukungannya terhadap solusi dua negara yang dicapai melalui perundingan, dan mempertahankan pandangan bahwa baik Israel maupun Palestina sama-sama berhak atas keamanan dan status kenegaraan.
Komentar Albares disampaikan di tengah kekhawatiran internasional yang terus berlanjut mengenai kondisi kemanusiaan di Gaza, serta adanya seruan untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan meningkatkan akses bantuan bagi penduduk sipil.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic