London, MINA – Pemerintah Inggris dilaporkan mengancam mengusir hingga 27 diplomat Israel dari negaranya jika Israel tetap menutup Konsulat Inggris di Yerusalem Timur. Ancaman tersebut muncul di tengah memburuknya hubungan kedua negara akibat kebijakan Israel di wilayah pendudukan Palestina.
Laporan mengenai ancaman pengusiran tersebut pertama kali muncul dari media Israel Ynet, Selasa (6/10). Duta Besar Inggris untuk Israel Simon Walters disebut telah menyampaikan pesan kepada pejabat Israel bahwa London dapat mengusir satu diplomat Israel untuk setiap diplomat Inggris yang terdampak penutupan konsulat tersebut.
Israel sebelumnya memerintahkan penutupan Konsulat Inggris di Yerusalem Timur dalam waktu 30 hari. Batas waktu penutupan itu jatuh pada Kamis (8/10).
Konsulat yang berada di kawasan Sheikh Jarrah tersebut menangani hubungan Inggris dengan Palestina di Yerusalem Timur, Tepi Barat dan Jalur Gaza, termasuk urusan politik dan konsuler.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Perselisihan bermula setelah Inggris mengumumkan pembatasan perdagangan barang yang diproduksi di permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki.
London menyatakan perluasan permukiman dan kekerasan pemukim Israel mengancam prospek penyelesaian dua negara. Inggris, Prancis dan Kanada sebelumnya juga mengumumkan langkah-langkah terkait permukiman tersebut.
Penasihat Keamanan Nasional Inggris Jonathan Powell bahkan telah melakukan kunjungan ke Israel pekan lalu untuk berupaya mempertahankan konsulat tetap terbuka.
Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kesepakatan. Pemerintah Inggris masih disebut berupaya mencari dukungan negara-negara Eropa untuk mendorong Israel membatalkan keputusan penutupan.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Jika penutupan konsulat benar-benar dilakukan dan Inggris membalas dengan pengusiran diplomat Israel, langkah tersebut dapat semakin memperburuk hubungan kedua negara.
Situasi itu sebagai salah satu titik terendah hubungan Inggris-Israel dalam beberapa tahun terakhir, sementara pemerintah Inggris tetap menyatakan dukungannya terhadap solusi dua negara bagi Palestina dan Israel. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic