Ramallah, MINA – Pemerintah dan otoritas Palestina menyampaikan apresiasi serta menyambut hangat penganugerahan Hadiah Nobel Perdamaian 2026 kepada mantan Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Navanethem “Navi” Pillay.
Kemenangan pakar hukum internasional asal Afrika Selatan tersebut dinilai sebagai pengakuan penting atas konsistensi perjuangan keadilan bagi bangsa Palestina. Wafa melaporkan, Sabtu (10/10).
Kementerian Luar Negeri Palestina menegaskan bahwa penghargaan bergengsi yang diterima Pillay merupakan dorongan moral yang sangat berarti di tengah krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.
Pihak Palestina memandang sosok Pillay sebagai figur hukum yang independen dan berani dalam mengusut berbagai pelanggaran HAM di wilayah pendudukan.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Pillay yang kini berusia 86 tahun sebelumnya dipercaya memimpin Komisi Penyelidikan Independen PBB untuk Wilayah Pendudukan Palestina.
Di bawah kepemimpinannya, komisi tersebut secara konsisten mendokumentasikan bukti-bukti pelanggaran hukum internasional dan indikasi kejahatan perang yang terjadi di Jalur Gaza serta Tepi Barat.
Laporan-laporan komprehensif yang dihasilkan oleh tim pimpinan Pillay telah menjadi rujukan utama masyarakat internasional dalam menuntut akuntabilitas dan penegakan hukum. Sikap tegas serta obyektif yang ditunjukkannya dinilai berhasil membuka mata dunia terhadap realitas penderitaan warga sipil Palestina.
Dukungan dan ucapan selamat juga mengalir dari berbagai organisasi hak asasi manusia di kawasan Timur Tengah dan internasional.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Banyak pihak berharap pengakuan global terhadap Pillay ini dapat memperkuat tekanan diplomatik internasional untuk menghentikan agresi serta mewujudkan perdamaian yang adil di Palestina.
Penganugerahan Nobel Perdamaian 2026 ini dijadwalkan berlangsung secara resmi di Oslo, Norwegia, pada 10 Desember mendatang. Momen bersejarah tersebut diharapkan menjadi titik balik bagi penegakan hukum internasional tanpa pandang bulu di seluruh belahan dunia. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid
















Mina Indonesia
Mina Arabic