Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suriah Serahkan 100.000 Dokumen Program Senjata Kimia Rezim Assad

Rudi Hendrik - Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:54 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:54 WIB

39 Views ㅤ

Sebuah tim khusus dari Komisi Energi Atom Suriah (SAEC) bekerja dengan mengenakan perlengkapan pelindung untuk mengamankan dan mengukur material yang berpotensi berbahaya. (Foto: SANA)

Damaskus, MINA – Suriah telah menyerahkan sekitar 100.000 dokumen mengenai program senjata kimia rezim Bashar Al-Assad yang telah digulingkan kepada Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), di tengah upaya berkelanjutan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan-serangan di masa lalu.

Kantor berita SANA melaporkan pada Rabu (14/10), dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Suriah, al-Ikhbariya, pada Selasa (13/10), Nidal Sheikhani, Direktur Pusat Dokumentasi Pelanggaran Kimia di Suriah mengungkapkan, lebih dari 135 serangan kimia di Suriah telah tercatat oleh mekanisme pencari fakta dan masih dalam tahap tindak lanjut serta penyelidikan.

Dokumen-dokumen tersebut merinci operasi program tersebut, termasuk pembuatan, penyimpanan, dan pengangkutan agen kimia, peran personel di pusat penelitian dan lembaga pendidikan, serta pihak-pihak yang mengeluarkan perintah penggunaan senjata kimia.

Kerja sama dengan OPCW telah membantu mengungkap fasilitas kimia, bahan prekursor, sisa-sisa senjata, hulu ledak rudal, serta peralatan manufaktur dan penyimpanan yang sebelumnya disembunyikan.

Baca Juga: Pasukan Yaman Klaim Rebut Kembali Sejumlah Kawasan di Taiz dari Houthi

Daftar saksi yang diminta oleh Unit Misi Khusus organisasi tersebut—khususnya Tim Investigasi dan Identifikasi (IIT)—juga telah diserahkan, ujar Sheikhani.

Direktur Jenderal OPCW, Sabrina Dallafior, memuji upaya suriah/">pemerintah Suriah dalam menangani dampak dari program tersebut, tambahnya.

Pusat tersebut berencana bekerja sama dengan organisasi itu selama bulan Oktober untuk menyelidiki serangan kimia yang pernah terjadi di Damaskus.

Sheikhani mengatakan bahwa penyerahan dokumen serta pemberian akses bagi tim OPCW ke berbagai lokasi dan fasilitas akan membantu mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dan mendorong upaya keadilan transisi.

Baca Juga: Iran Klaim Jatuhkan Drone MQ-9 Milik AS di Pulau Qeshm

Serangan kimia telah menyebabkan lebih dari 14.000 orang terluka dan 3.234 orang tewas di Suriah, selain juga menimbulkan kelainan bawaan, kejang akibat gangguan saraf, serta dampak psikologis jangka panjang pada sebagian korban, ungkapnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Iran Ajukan Dokumen Program Nuklir ke AS Lewat Mediator Qatar, Berikan Syarat Ketat

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Timur Tengah
Internasional
Internasional