Al-Quds, MINA – Puluhan ribu warga Muslim Palestina melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa dan pelatarannya pada Jumat (30/10), meskipun pasukan penjajah Israel memberlakukan pembatasan militer ketat terhadap akses ke tempat suci tersebut.
Menurut sumber-sumber setempat di Yerusalem, polisi Israel memperketat penjagaan di sekitar Masjid Al-Aqsa dan gerbang Kota Tua Yerusalem. Mereka menghentikan para jamaah dan memeriksa dokumen identitas.
Pasukan Israel juga melakukan penggeledahan dan pemeriksaan keamanan terhadap warga Palestina, terutama para pemuda. Tindakan tersebut semakin membatasi akses warga untuk mencapai masjid dan melaksanakan ibadah.
Pada Kamis (29/10), kelompok-kelompok keagamaan dan komunitas di Yerusalem menyerukan warga Palestina di kota tersebut serta komunitas Palestina di dalam wilayah Israel untuk mendatangi Masjid Al-Aqsa dalam jumlah besar.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan
Mereka mengajak warga menghadiri salat Jumat dan mempertahankan kehadiran secara berkelanjutan di pelataran masjid di tengah meningkatnya pembatasan Israel dan kekhawatiran atas upaya memberlakukan pengaturan baru di tempat suci tersebut.
Sementara itu, serbuan pemukim Yahudi ke kompleks Masjid Al-Aqsa terus berlangsung di bawah perlindungan pasukan Israel.
Pada Kamis (29/10), puluhan pemukim Yahudi menyerbu pelataran masjid, berkeliling di bagian timur kompleks, serta melakukan doa Talmud dan ritual keagamaan.
Para pejabat Palestina berulang kali memperingatkan bahwa serbuan tersebut, disertai pembatasan terhadap jemaah Muslim, mengancam status quo historis dan hukum yang mengatur kompleks Masjid Al-Aqsa.[]
Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic