Riyadh, MINA — Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan bahaya di Kota Mekah, Provinsi Jeddah, dan Taif pada Selasa (15/9). Ini adalah pertama kalinya peringatan semacam itu dikeluarkan di Kota Mekah sejak pecahnya perang di Timur Tengah.
Peringatan tersebut diluncurkan melalui Platform Nasional untuk Peringatan Dini dalam Situasi Darurat, yang memperingatkan adanya bahaya di ketiga wilayah tersebut. Al-Ghad TV melaporkan.
Namun, beberapa menit kemudian, Pertahanan Sipil mengumumkan bahwa bahaya telah menghilang dan mencabut peringatan tersebut.
Dalam pernyataannya, Pertahanan Sipil menyerukan kepada warga untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi resmi.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Sebelumnya pada hari yang sama, juru bicara Koalisi Mendukung Legitimasi di Yaman, Mayjen Turki al-Maliki, mengumumkan bahwa 13 warga sipil terluka akibat serangan yang dilancarkan Houthi terhadap kota Khamis Mushait, Abha, dan Taif.
Al-Maliki mengungkapkan bahwa Houthi menargetkan sasaran sipil dengan sejumlah rudal balistik dan drone, yang menyebabkan luka serta kerusakan pada 7 rumah tinggal dan dua kendaraan.
“Kelanjutan serangan yang disengaja dan berulang ini membuktikan pendekatan dan ideologi ekstremis milisi teroris Houthi dalam meningkatkan dan menargetkan objek sipil serta warga sipil,” tegas al-Maliki. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa















Mina Indonesia
Mina Arabic