Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS Perintahkan Warganya Tinggalkan Timur Tengah

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 2 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Ahad, 2 Agustus 2026 - 09:41 WIB

207 Views ㅤ

kondisi malam di negara-negar Arab (Dok : Akun X)

Washington, MINA – Pemerintah Amerika Serikat mengimbau warganya di kawasan Timur Tengah untuk bersiap meninggalkan wilayah tersebut seiring kondisi keamanan semakin memburuk.

Imbauan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran yang kembali saling melontarkan ancaman menyusul perkembangan konflik regional. Anadolu melaporkan, Ahad (2/8).

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menegaskan negaranya siap merespons secara tegas jika kepentingan atau personel AS menjadi sasaran serangan.

Di sisi lain, Iran memperingatkan bahwa setiap aksi militer baru dari Washington akan dibalas, termasuk dengan kemungkinan menyerang kepentingan strategis Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Departemen Luar Negeri AS meminta seluruh warga negaranya untuk terus memantau perkembangan situasi keamanan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menyiapkan rencana evakuasi apabila diperlukan.

Imbauan serupa juga pernah dikeluarkan Washington pada periode-periode ketika eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat.

Meningkatnya ketegangan tersebut memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan, terutama di negara-negara Teluk yang menjadi pusat produksi energi dunia. Setiap konfrontasi langsung antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi mengganggu jalur pelayaran internasional, termasuk di Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute utama distribusi minyak global.

Sejumlah negara dan organisasi internasional kembali menyerukan agar semua pihak menahan diri serta mengedepankan jalur diplomasi untuk mencegah meluasnya konflik.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga berulang kali mengingatkan bahwa eskalasi militer di Timur Tengah dapat memicu krisis kemanusiaan baru dan berdampak terhadap stabilitas ekonomi global.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda