Jakarta, MINA – Kevin Kim resmi memulai tugasnya sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN setelah menyerahkan surat kepercayaan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, di Sekretariat ASEAN, Jakarta.
Penunjukan oleh Presiden AS, Donald Trump, itu menandai babak baru hubungan Washington dengan kawasan Asia Tenggara yang semakin strategis di tengah dinamika geopolitik Indo-Pasifik. US mission to ASEAN melaporkan.
Dalam pernyataan perdananya, Kim menegaskan komitmen Amerika Serikat untuk terus mendukung sentralitas ASEAN serta memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif yang telah dibangun kedua pihak.
Ia menyoroti sejumlah agenda prioritas bersama, antara lain penguatan keamanan kawasan, pemberantasan kejahatan lintas negara, peningkatan konektivitas ekonomi, serta perluasan kerja sama digital.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Kim dilantik oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada 5 Juni lalu di Washington dan tiba di Jakarta beberapa hari kemudian.
Sebelum menduduki jabatan barunya, ia pernah menjabat sebagai Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar AS di Korea Selatan serta memegang sejumlah posisi penting di Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik Departemen Luar Negeri AS.
Karier diplomatik Kim juga mencakup keterlibatannya dalam berbagai upaya diplomasi terkait Semenanjung Korea. Ia pernah menjadi penasihat senior dalam proses negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Korea Utara, termasuk mendukung sejumlah pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung pada masa pemerintahan Trump sebelumnya.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan diplomasi di kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Penunjukan Kim terjadi pada saat ASEAN semakin menjadi pusat perhatian berbagai kekuatan global. Dengan jumlah penduduk lebih dari 680 juta jiwa dan nilai ekonomi gabungan yang mencapai triliunan dolar AS, kawasan ini dipandang sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi dunia sekaligus arena persaingan pengaruh antara Amerika Serikat dan China.
Amerika Serikat sendiri telah menjalin kemitraan resmi dengan ASEAN sejak 1977 dan mendirikan Misi AS untuk ASEAN di Jakarta pada 2009. Kehadiran Kim sebagai duta besar baru mencerminkan upaya Washington untuk mempertahankan dan memperkuat keterlibatannya di Asia Tenggara, terutama dalam bidang ekonomi, keamanan maritim, serta transformasi digital yang menjadi fokus utama kawasan dalam beberapa tahun terakhir. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic