Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 10 Juni 2026 - 09:05 WIB

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:05 WIB

71 Views ㅤ

Serangan balasan Iran (Foto: X)

Manama, MINA – Iran melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain setelah Washington melakukan serangan terhadap sejumlah aset militer Iran di kawasan Selat Hormuz.

Aksi saling serang tersebut menandai babak baru eskalasi konflik yang semakin memanas di Timur Tengah. Anadolu melaporkan, Rabu (10/6).

Laporan sejumlah media internasional menyebutkan, pasukan Iran meluncurkan serangan menggunakan drone dan rudal yang diarahkan ke fasilitas militer AS di Bahrain, termasuk aset yang berkaitan dengan Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat.

Sirene peringatan serangan udara sempat dibunyikan di beberapa wilayah Bahrain menyusul ancaman serangan tersebut.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Serangan itu dilakukan tidak lama setelah militer Amerika Serikat menggempur sejumlah fasilitas radar, pertahanan udara, dan pengawasan milik Iran.

Washington mengklaim operasi tersebut merupakan respons atas tindakan Iran di kawasan Teluk, sementara Teheran menegaskan serangannya merupakan bentuk pembalasan terhadap agresi AS.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) sebelumnya melaporkan bahwa Iran telah beberapa kali menargetkan pangkalan dan aset militer AS di Bahrain maupun Kuwait dalam beberapa pekan terakhir.

Sebagian besar rudal dan drone dilaporkan berhasil dicegat, namun insiden tersebut menunjukkan meningkatnya risiko konflik terbuka antara kedua negara.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Bahrain memiliki posisi strategis bagi kehadiran militer Amerika di kawasan Teluk karena menjadi markas Armada Kelima Angkatan Laut AS.

Fasilitas tersebut berperan penting dalam pengamanan jalur pelayaran internasional, termasuk Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute utama distribusi minyak dunia.

Sejak pecahnya perang Iran pada awal tahun ini, wilayah Bahrain berulang kali menjadi sasaran ancaman maupun serangan yang dikaitkan dengan konflik tersebut.

Eskalasi terbaru ini memicu kekhawatiran komunitas internasional terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

Sejumlah pihak mendesak penghentian aksi militer dan mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi, mengingat konflik yang terus meluas berpotensi mengganggu keamanan regional, jalur perdagangan energi global, serta memperburuk situasi kemanusiaan di kawasan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Somalia Tegas Tolak Kehadiran Israel Dalam Keadaan Apa Pun

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Internasional
Dunia Islam
Internasional