Gaza, MINA – Perang genosida Israel selama dua tahun di Jalur Gaza merusak hampir semua bangunan. Jika tidak sampai rata dengan tanah, bangunan tetap berdiri dalam kondisi rusak parah dan rapuh.
Pada Senin (5/1), sebuah bangunan yang rusak dan rapuh di Gaza Tengah, tempat keluarga pengungsi Palestina berlindung, runtuh yang menewaskan seorang ayah dan anaknya. Quds News Network (QNN) melaporkan.
Pertahanan Sipil Palestina di Gaza mengkonfirmasi bahwa seorang ayah dan putranya yang berusia delapan tahun syahid, setelah sebuah bangunan lima lantai runtuh Senin pagi ini. Sumber lokal mengatakan, bangunan itu telah rusak selama serangan Israel di Kamp Maghazi.
Perang genosida Israel selama dua tahun telah menghancurkan lebih dari 80 persen bangunan di seluruh Jalur Gaza, memaksa ratusan ribu keluarga untuk berlindung di tenda-tenda rapuh atau tempat penampungan darurat yang penuh sesak. []
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic