Yerusalem, MINA – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengumumkan pada Senin (9/3) bahwa pemukim di semua lingkungan Yahudi di Yerusalem akan memenuhi syarat untuk mendapatkan izin senjata api.
Surat kabar berbahasa Ibrani, Haaretz, mengatakan bahwa 300.000 orang di Yerusalem, yang tinggal di 41 lingkungan berbeda, akan memenuhi syarat untuk mendapatkan izin senjata api. Demikian dikutip dari WAFA.
Ben-Gvir meluncurkan kebijakan mempersenjatai warga Israel, termasuk para pemukim di Tepi Barat yang diduduki, pada akhir tahun 2023, setelah pecahnya perang genosida Israel di Jalur Gaza.
Para pemukim melakukan serangan teroris hampir setiap hari, menggunakan senjata api, terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, dengan tujuan untuk secara paksa menggusur dan merebut tanah dan harta benda mereka. []
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic