Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bertambah Tentara Israel Alami Gangguan Jiwa dan Bunuh Diri Pascaperang Gaza

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Jumat, 16 Januari 2026 - 22:11 WIB

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:11 WIB

9 Views

Kasus depresi dan bunuh diri militer Israel meningkat di akibat perang. (Foto: Quds Press)

Tel Aviv, MINA – Pasukan penjajah Israel mengalami krisis kesehatan mental yang meningkat tajam, dengan lonjakan signifikan dalam kasus gangguan stres pascatrauma (PTSD) dan angka bunuh diri di kalangan prajuritnya, menyusul perang dua tahun di Gaza dan agresi militer yang berlanjut di Lebanon serta Suriah.

Menurut laporan baru dari Kementerian Keamanan Israel dan penyedia layanan kesehatan nasional yang dikutip Al Mayadeen, Jumat (16/1), kasus PTSD telah melonjak hampir 40 persen sejak September 2023, dengan proyeksi peningkatan hingga 180 persen pada 2028.

Dari 22.300 tentara dan personel yang saat ini menjalani perawatan untuk cedera terkait perang, 60 persen menderita stres pascatrauma, dikonfirmasi oleh Kementerian Keamanan. Kementerian telah meningkatkan dukungan kesehatan mental dan pendanaan, termasuk peningkatan 50 persen dalam penggunaan terapi alternatif.

Maccabi, penyedia layanan kesehatan terbesar kedua Israel, menyatakan dalam laporan tahunan 2025 bahwa 39 persen personel militer di bawah perawatannya telah mencari dukungan kesehatan mental, sementara 26 persen melaporkan gejala depresi.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Komite parlemen Israel melaporkan, antara Januari 2024 dan Juli 2025, 279 tentara melakukan percobaan bunuh diri, dengan tentara tempur mencakup 78 persen dari kasus tersebut.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Internasional
Palestina