Jakarta, MINA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini pada Sabtu (18/4) terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada 18 hingga 21 April 2026.
BMKG menyatakan bahwa gelombang laut berpotensi mencapai ketinggian 2,5 meter dan dapat mengganggu aktivitas pelayaran serta nelayan, terutama di wilayah perairan selatan Indonesia.
Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan peringatan tersebut berlaku mulai 18 April pukul 07.00 WIB hingga 21 April pukul 07.00 WIB, sehingga masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.
BMKG juga menjelaskan bahwa kondisi gelombang tinggi dipicu oleh pola angin yang cukup signifikan di berbagai wilayah perairan Indonesia.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Disebutkan, angin di wilayah utara Indonesia bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 9–15 knot, sementara di selatan Indonesia bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan yang relatif sama.
Menurut BMKG, kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa dan Selat Makassar yang turut berkontribusi terhadap peningkatan tinggi gelombang.
BMKG menambahkan, sejumlah wilayah perairan di Indonesia berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter selama periode tersebut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic