Lashkar Gah, MINA – Dua anak tewas dan ibunya luka parah setelah sebuah alat peledak sisa perang meledak di dalam rumah mereka di Provinsi Helmand selatan, kata pejabat setempat pada Rabu (20/5).
Menurut Nasir Ahmad Mahajer, juru bicara komando polisi Helmand, insiden itu terjadi sekitar pukul 9:00 pagi di Desa Kala Sabz di Distrik Khanashin, Ariana News melaporkan.
Para pejabat mengatakan, anak-anak tersebut dilaporkan membawa benda yang tidak dikenal ke dalam rumah. Saat sedang menyiapkan teh, benda tersebut diletakkan di dalam api, memicu ledakan dahsyat.
Kedua anak tersebut tewas seketika, sementara ibu mereka mengalami luka serius dan dibawa untuk perawatan medis.
Baca Juga: Marinir AS Ditangkap, Kemarahan Jepang Kembali Membara di Okinawa
Pihak berwenang sekali lagi memperingatkan warga agar tidak menyentuh atau memegang benda-benda mencurigakan. Piwak berwenang menekankan bahwa bahan peledak yang belum meledak tetap menjadi bahaya besar di daerah-daerah yang terkena dampak konflik selama bertahun-tahun. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Populasi Terus Menyusut, Jepang Hadapi Ancaman Krisis Demografi
















Mina Indonesia
Mina Arabic