Madinah, MINA – Sebuah bus yang membawa rombongan jamaah umrah asal Indonesia berjumlah 24 orang dilaporkan terbakar di wilayah Madinah, Arab Saudi, pada Kamis (26/3). Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut, namun seluruh barang bawaan jamaah hangus terbakar.
Peristiwa terjadi saat bus dalam perjalanan menuju Kota Madinah, sekitar 50 kilometer sebelum memasuki kota, tepatnya setelah melewati pos pemeriksaan terakhir dari arah Mekkah.
Menanggapi kejadian ini, Kantor Urusan Haji pada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) segera mengambil langkah koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan hak-hak jamaah tetap terpenuhi.
Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji, M. Ilham Effendy, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah berkomunikasi intensif dengan pengelola umrah atau muassasah untuk mengupayakan kompensasi bagi para jamaah terdampak pada Ahad (29/3).
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
“Kami sedang berkomunikasi dengan pihak muassasah agar jamaah mendapatkan kompensasi yang layak, mengingat seluruh barang bawaan mereka ikut terbakar dalam kejadian ini,” ujar Ilham.
Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada jamaah, termasuk memastikan penanganan pascakejadian berjalan dengan baik.
Hingga kini, proses pendataan kerugian jamaah masih berlangsung, sementara pihak terkait terus melakukan koordinasi guna mempercepat realisasi kompensasi.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat keselamatan dan kenyamanan jamaah umrah merupakan prioritas utama selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. []
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic