New York, MINA — Di Forum PBB Arab Saudi menyerukan bantuan untuk Gaza tanpa hambatan. Laporan Saudi Gazette menyebutkan, Kamis (24/9).
Atas nama Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan, Penasihat dan Utusan Khusus Menteri Luar Negeri untuk Negosiasi dan Upaya Perdamaian, Dr. Manal Radwan, mengatakan hal itu dalam Diskusi Meja Bundar Tingkat Tinggi di Markas Misi Tetap Mesir untuk PBB di New York.
Manal Radwan menyampaikan keprihatinan mendalam atas memburuknya situasi kemanusiaan menjelang musim dingin di Jalur Gaza.
Ia menekankan perlunya bantuan masuk tanpa hambatan atau prasyarat, serta menolak politisasi situasi kemanusiaan atau penggunaannya sebagai alat tekanan atau pengusiran warga Palestina.
Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan
“Bantuan kemanusiaan tidak boleh menjadi alat politik. Gaza membutuhkan makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal, bukan negosiasi yang tak berujung,” tegasnya.
Manal Radwan menegaskan kembali komitmen Arab Saudi untuk bekerja sama dengan mitranya guna mempercepat pemulihan dini, untuk menjaga kesatuan wilayah Palestina, memperkuat institusi Otoritas Nasional Palestina, dan membuka jalan bagi perdamaian yang adil dan abadi.
Ia menekankan bahwa perdamaian tidak akan terwujud tanpa solusi dua negara yang menghormati hak-hak rakyat Palestina.
Mesir menjadi tuan rumah acara berjudul “Dari Sharm El-Sheikh ke Fase II – Mengkonsolidasikan Perdamaian dan Pemulihan Dini.”
Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November
Acara ini dipimpin bersama oleh Prancis, Jerman, dan Komisi Eropa, dengan partisipasi dari mitra regional dan internasional, serta perwakilan dari berbagai organisasi PBB dan Dewan Perdamaian.
Kontribusi Arab Saudi untuk Palestina
Dr. Radwan mencatat bahwa King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSrelief) telah melaksanakan sekitar 160 proyek di Palestina dengan nilai hampir $500 juta (sekitar Rp8,3 triliun).
Sementara itu, Arab Saudi telah memberikan dukungan langsung sebesar $120 juta (sekitar Rp2 triliun) kepada pemerintah Palestina, selain dukungan berkelanjutan untuk UNRWA.
Baca Juga: Ukraina Catat 292 WNI Diduga Bergabung dengan Militer Rusia
Angka-angka ini menunjukkan komitmen Arab Saudi yang tidak hanya bersifat retoris, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata—mulai dari bantuan pangan, kesehatan, hingga rekonstruksi infrastruktur. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Demo Gen Z Jerman Berujung Ricuh di Hamburg, Frankfurt, dan Berlin
















Mina Indonesia
Mina Arabic