Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dorong Pesantren Terlibat Pemberdayaan Umat, Badan Pengembangan Ekonomi Umat dan BRIM 08 Jajaki Kerja Sama Strategis

Widi Kusnadi Editor : Rana Setiawan - Rabu, 21 Januari 2026 - 10:08 WIB

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:08 WIB

5 Views ㅤ

Dewan Pembina BRIM 08, Yulyul Fortune bersama ketua BPEU Nur Iman dan Ketua Umum UAR Endang Sudrajat (foto: for MINA)

Bogor, MINA– Ketua Badan Pengembangan Ekonomi Ummat di bawah jaringan Pondok Pesantren Al-Fatah, Nur Iman H. Ar Rasyid, didampingi Ketua Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Endang Sudrajat, menggelar diskusi dengan Dewan Pembina BRIM 08, Yulyul Fortune, di Bogor, Selasa (20/1).

Diskusi tersebut membahas penguatan peran pesantren dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digulirkan pemerintah lintas kementerian.

Pesantren dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat pembinaan umat sekaligus penggerak ekonomi berbasis komunitas.

Dewan Pembina BRIM 08, Yulyul Fortune menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi mitra utama pemerintah dalam menjalankan program pemberdayaan.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

“Program pemberdayaan dari kementerian mana pun, pesantren kita penuh potensi dan sumber daya,” ujar Yul.

Ia mencontohkan pentingnya kehadiran Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan pesantren guna membekali santri dengan keterampilan praktis yang berkelanjutan.

Menurutnya, santri perlu mendapatkan lifeskill sesuai bidang yang ditekuni, sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan setelah lulus, sekaligus memperkuat kontribusi pesantren dalam sejarah pembangunan nasional.

Ketua Badan Pengembangan Ekonomi Ummat Ponpes Al-Fatah, Nur Iman H. Ar Rasyid menyambut positif diskusi tersebut dan menyebut pertemuan ini sebagai langkah awal menuju kerja sama program kolaboratif ke depan.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

“Diskusi ini menjadi pintu awal untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret. Ke depan, kami berharap dapat mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi umat yang terstruktur dan berkelanjutan melalui sinergi pesantren dengan berbagai pihak,” kata Nur Iman.

Ia menegaskan, jaringan pesantren Al-Fatah siap mengambil peran aktif dalam mendukung agenda pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi umat berbasis pesantren.

Sementara itu, Ketua Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), Endang Sudrajat, turut merespons positif arah diskusi tersebut.

Menurutnya, sinergi antar-lembaga sangat dibutuhkan agar pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat pengabdian sosial dan kemandirian umat.

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

“Kami menyambut baik inisiatif ini. UAR siap mendukung program-program kolaborasi yang lahir dari pesantren untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat secara nyata,” ujar Endang.

Diskusi tersebut diharapkan menjadi fondasi awal bagi kerja sama berkelanjutan antara Badan Pengembangan Ekonomi Umat, BRIM 08, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem pemberdayaan umat yang inklusif dan berdampak luas. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Tenggelamnya KM Virgo, Polisi Tetapkan 4 Orang sebagai Tersangka

Rekomendasi untuk Anda