Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dr. Legisan Bedah Rahasia Kemajuan Bangsa Lewat Pengendalian Diri dan Solidaritas

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 11 April 2026 - 09:26 WIB

Sabtu, 11 April 2026 - 09:26 WIB

9 Views ㅤ

Dr Legisan Samtafsir, M.A (foto: MINA)

Bogor, MINA – Memasuki momentum pasca-Ramadan, pakar ilmu politik Dr. Legisan Samtafsir membedah kunci utama kemajuan sebuah bangsa yang berakar pada kekuatan pengendalian diri dan penguatan solidaritas kemanusiaan.

Dalam tausiyah yang berlangsung di Masjid At-Taqwa, Pondok Pesantren Al-Fatah, Cileungsi, Bogor, Sabtu (11/4), ia menegaskan bahwa kemuliaan seorang hamba di sisi Allah SWT sangat ditentukan oleh kualitas karakter yang ia miliki dalam kehidupan sosial.

Dr. Legisan mengingatkan bahwa umat Islam baru saja lulus dari “madrasah” Ramadan, sebuah fase pelatihan spiritual di mana inti utamanya adalah pengendalian diri. Menurutnya, kemampuan mengendalikan diri adalah fondasi dasar bagi individu untuk menjadi hamba yang berkualitas.

Selain pengendalian diri, ia menekankan peran Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang dinamis. Dr. Legisan menyatakan bahwa keberhasilan sebuah bangsa bergantung pada sejauh mana pesan dan nilai-nilai Al-Qur’an diamalkan secara nyata dalam setiap sendi kehidupan, bukan hanya sekadar bacaan ritual semata.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Ia memberikan contoh nyata pada negara-negara maju seperti Jepang dan Korea. Menurutnya, meskipun mayoritas penduduk di sana bukan Muslim, mereka berhasil meraih kemajuan karena mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an, seperti disiplin, kerja keras, dan integritas.

“Indonesia akan menjadi bangsa yang maju apabila umat Islam mengamalkan Al-Qur’an. Nilai lain yang membuat manusia mulia dan berkualitas adalah kepedulian serta rasa solidaritas kepada saudaranya yang menderita,” ungkapnya di hadapan para jamaah.

Ia menutup pesannya dengan seruan untuk terus menghidupkan isu kemanusiaan global. Kepedulian terhadap bangsa Palestina, tegasnya, harus menjadi prioritas utama yang terus digelorakan di tengah masyarakat sebagai wujud nyata praktik iman dalam aspek kehidupan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Rekomendasi untuk Anda