Beirut, MINA – Sedikitnya delapan tentara penjajah Israel terluka dalam serangan drone eksplosif yang dilancarkan Hezbollah di Lebanon selatan pada Selasa (2/6).
Media Ibrani melaporkan, dua drone yang membawa bahan peledak menghantam dua unit tentara Israel di lokasi terpisah. Akibatnya, banyak tentara mengalami luka-luka. Helikopter militer pun diterjunkan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit di dalam wilayah Israel.
Sebelumnya, militer Israel juga mengumumkan bahwa dua tentara terluka dalam serangan drone terpisah di wilayah yang sama.
Kejadian ini hanya berselang sehari setelah militer Israel mengonfirmasi gugurnya seorang kapten Brigade Givati dan seorang dokter militer, serta tujuh tentara lainnya luka-luka, sebagian dalam kondisi serius, akibat ledakan drone di Lebanon selatan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Media Israel kini semakin menyoroti kekhawatiran pihak militer atas kemampuan drone Hezbollah yang terus berkembang. Sistem pertahanan Israel dinilai kesulitan mencegat drone tersebut sebelum mencapai sasaran.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic