Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dubes Sudan Ajak Dunia Lihat Potensi Investasi dan Ekonomi di Luar Narasi Konflik

sajadi Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 5 Februari 2026 - 01:35 WIB

Kamis, 5 Februari 2026 - 01:35 WIB

7 Views ㅤ

Duta Besar (Dubes) Sudan untuk Indonesia Yassir Mohamed Ali Mohamed (foto: Sajadi/MINA)
Duta Besar (Dubes) Sudan untuk Indonesia Yassir Mohamed Ali Mohamed (foto: Sajadi/MINA)

Jakarta, MINA – Duta Besar (Dubes) Sudan untuk Indonesia Yassir Mohamed Ali Mohamed mengajak komunitas internasional untuk melihat potensi ekonomi, investasi dan kekayaan alam Sudan di luar narasi konflik yang mendominasi pemberitaan media asing.

“Sudan adalah negara yang luas. Konflik hanya terjadi di wilayah barat, sementara sebagian besar wilayah lainnya, termasuk pusat pemerintahan, timur, dan selatan, tetap kondusif. Situasinya bisa dianalogikan seperti jarak Jakarta dengan Papua atau Aceh,” jelas Dubes Yassir di Jakarta, Rabu (4/2).

Ia menekankan, Sudan memiliki kekayaan alam yang melimpah, pertanian maju, dan cadangan mineral besar, menjadikannya salah satu negara terkaya di dunia.

“Ini adalah fakta yang sering luput dari pemberitaan. Sudan adalah produsen utama kacang-kacangan global, termasuk kedelai, dan memiliki sektor pertanian yang sangat produktif,” tambahnya.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Dubes Yassir juga menyoroti, narasi krisis yang terus digaungkan merupakan bagian dari agenda asing untuk melemahkan kedaulatan dan menguasai sumber daya Sudan.

Ia mengkritik dukungan persenjataan asing kepada kelompok Rapid Support Forces (RSF) yang justru memperpanjang ketidakstabilan.

“Dukungan asing terhadap RSF bukan lagi rahasia. Bahkan negara-negara Barat pun mengakuinya. Ini adalah bentuk intervensi yang jelas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Yassir menegaskan komitmen Sudan untuk membuka peluang investasi dan kerja sama ekonomi, serta mengundang pihak internasional untuk terlibat dalam pembangunan negara di luar kerangka konflik.[]

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Internasional
Afrika
Afrika