Pidie Jaya, MINA — Tim Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menggelar kegiatan pemulihan trauma (trauma healing) bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Pidie Jaya yang terdampak bencana banjir.
Ketua DWP Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar, menegaskan bahwa trauma healing merupakan langkah penting untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana.
“Anak-anak adalah kelompok paling rentan saat terjadi bencana. Melalui trauma healing ini, kami ingin membantu mereka kembali ceria, mengurangi rasa takut, dan menumbuhkan semangat untuk kembali belajar,” ujar Yasmaidar di Pidie Jaya, Ahad (4/1).
Ia menjelaskan, kegiatan trauma healing dikemas dengan metode yang menyenangkan dan ramah anak, seperti permainan, tanya jawab, shalawat, serta pendampingan psikologis sesuai usia peserta.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin, mengapresiasi peran aktif DWP dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya pada aspek psikologis siswa madrasah.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya soal perbaikan fisik, tetapi juga pemulihan mental anak-anak agar tidak mengalami trauma berkepanjangan,” katanya.
Selain trauma healing, DWP Kemenag Aceh Besar bersama Kemenag Aceh Besar Peduli juga menyalurkan bantuan berupa perlengkapan ibadah, Al-Quran, buku Iqra, peralatan tulis, serta makanan tambahan bagi siswa MIN 4 Pidie Jaya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic