Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Libatkan Warga dengan Upah Harian

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 5 Februari 2026 - 21:29 WIB

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:29 WIB

33 Views ㅤ

Pemkab Aceh Utara Tetapkan Lokasi Huntara bagi Korban Banjir Bandang
pembangunan hunian smentara (foto : x)

Aceh Tamiang, MINA – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menerapkan skema cash for work (CFW) dengan melibatkan warga korban banjir bandang untuk membersihkan sisa lumpur, dengan upah Rp125.000 per hari.

Bencana banjir bandang yang terjadi akhir November lalu membawa lumpur dan kayu gelondongan yang merendam rumah warga serta fasilitas umum. Hingga kini, sebagian masyarakat belum dapat kembali ke rumah masing-masing karena timbunan lumpur yang mengeras.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Syuibun Anwar, mengatakan program CFW tersebut bertujuan mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus membantu perekonomian warga terdampak.

“Warga yang terlibat dalam pembersihan lumpur diberikan upah Rp125.000 per hari,” ujar Syuibun, Kamis (5/2).

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

Ia menjelaskan, program ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum RI dengan melibatkan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kegiatan difokuskan pada pembersihan saluran yang tertimbun lumpur serta area perkantoran pemerintah di Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut Syuibun, perekrutan tenaga kerja diprioritaskan dari warga di desa lokasi pekerjaan agar manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat terdampak banjir. Pelibatan warga dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi telah berlangsung di sejumlah titik.

Sementara itu, Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Yunus, menyatakan skema CFW menjadi bagian dari upaya pemulihan pendapatan masyarakat korban bencana. Program tersebut diharapkan membantu mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah tersebut. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Rekomendasi untuk Anda