Kuala Lumpur – Duet ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri menatap Malaysia Open 2026 dengan tekad kuat, meski harus bersaing melawan pasangan‑pasangan muda yang tengah naik daun.
Fajar/Fikri, yang kini menempati peringkat keenam dunia, membuka turnamen Super 1000 ini pada Rabu (7/1) melawan wakil Chinese Taipei Lee Fang‑Chih/Lee Fang‑Jen.
“Tahun 2026 kembali dari nol. Kami tidak boleh menganggap remeh siapapun, termasuk pasangan Korea yang meraih 11 gelar tahun lalu,” kata Fajar.
Fikri menambahkan bahwa munculnya pasangan baru, seperti Raymond/Joaquin di Indonesia dan sejumlah kombinasi muda dari Malaysia serta negara lain, menjadi tantangan ekstra. “Persiapan fisik dan mental menjadi kunci. Kami sudah beradaptasi dengan kondisi arena yang berangin, tinggal menjaga fokus dan stamina,” ujarnya.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Ini merupakan penampilan perdana Fikri bersama Fajar di Malaysia Open. Kedua pemain menilai lapangan di Axiata Arena mirip dengan edisi sebelumnya, namun tetap harus siap menghadapi tekanan dari lawan yang memiliki waktu persiapan lebih lama di awal tahun.
Dengan target konsisten menampilkan performa terbaik, Fajar/Fikri berharap dapat melangkah jauh dan memberikan kontribusi positif bagi peringkat dunia mereka serta menginspirasi generasi muda Indonesia. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic