Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fasilitas Pendidikan di Isfahan, Iran Jadi Sasaran Rudal AS-Israel

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 30 Maret 2026 - 04:52 WIB

Senin, 30 Maret 2026 - 04:52 WIB

60 Views ㅤ

Sebuah bom Israel menghantam kota Isfahan, Iran. (Press TV)

Isfahan, MINA – Serangan rudal yang diluncurkan oleh kekuatan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan telah menghantam sebuah kompleks universitas di kota Isfahan, Iran, yang mengakibatkan kerusakan parah pada fasilitas pendidikan dan melukai sedikitnya empat orang staf.

Serangan udara ini memicu gelombang kecaman internasional karena menyasar institusi sipil yang seharusnya steril dari target operasi militer. Wilayah Isfahan yang dikenal sebagai pusat kebudayaan dan teknologi Iran kini berada dalam bayang-bayang ancaman perang terbuka. Press TV melaporkan, Senin dini hari (30/3).

Ledakan besar yang menghantam area kampus tersebut menyebabkan kepanikan luar biasa di kalangan civitas akademika dan warga sekitar yang tengah beraktivitas.

Berdasarkan laporan medis awal, keempat staf yang terluka telah dilarikan ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif akibat terkena serpihan bangunan dan dampak gelombang ledakan.

Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan

Pihak otoritas kampus mengecam keras tindakan ini sebagai kejahatan perang yang melanggar hukum humaniter internasional, mengingat universitas adalah tempat bagi para penuntut ilmu dan bukan merupakan instalasi militer.

Pengerahan rudal ke jantung kota Isfahan ini dinilai sebagai upaya provokasi tingkat tinggi yang bertujuan untuk melumpuhkan semangat intelektual dan infrastruktur strategis bangsa Muslim.

Namun, serangan terhadap fasilitas pendidikan justru sering kali memicu solidaritas yang lebih kuat di antara negara-negara Islam untuk menentang hegemoni militer asing.

Isfahan sendiri memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi dunia Islam, sehingga setiap serangan ke wilayah ini dirasakan sebagai luka mendalam bagi umat secara luas yang mendambakan perdamaian dan keadilan.

Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November

Bagi masyarakat dunia, keterlibatan langsung aset militer AS dalam operasi bersama Israel ini semakin mengukuhkan standar ganda dalam penegakan perdamaian yang selama ini disuarakan oleh negara-negara Barat.

Meskipun kerusakan pada bangunan kampus tidak dapat dihindari, semangat perlawanan melalui jalur diplomasi dan persatuan nasional terus dikobarkan di seluruh penjuru negeri. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ukraina Catat 292 WNI Diduga Bergabung dengan Militer Rusia

Rekomendasi untuk Anda