Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fatah dan Hamas Akan Bertemu di Kairo Pekan Depan untuk Dialog Nasional

Hasanatun Aliyah Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:40 WIB

13 Views

Kesepakatan rekonsiliasi Palestina antara Fatah dan Hamas di Kairo, Mesir, 12 Oktober 2017. (Foto: dok. Nahar Net)

Kairo, MINA – Dua faksi utama Palestina, Fatah dan Hamas, bersiap menggelar pertemuan di Kairo pekan depan untuk melanjutkan dialog nasional serta membahas tantangan yang dihadapi perjuangan Palestina, demikian sumber Palestina yang mengetahui masalah ini kepada Anadolu Agency, Sabtu (22/8).

Delegasi dari kedua kelompok sedang bersiap untuk pertemuan yang dijadwalkan berlangsung Senin (24/8) setelah berbulan-bulan melakukan kontak untuk menghidupkan kembali dialog.

Pertemuan tersebut direncanakan beberapa hari setelah Ketua Biro Politik Hamas Khalil al-Hayya memimpin delegasi ke Kairo untuk pembicaraan dengan pejabat Mesir dan pertemuan dengan perwakilan faksi Palestina.

Pertemuan akan terjadi di tengah tantangan yang mempengaruhi sistem politik Palestina yang lebih luas dan perjuangan Palestina, di tengah upaya untuk mengorganisir kembali urusan politik Palestina menjelang pemilihan legislatif yang dijadwalkan pada November mendatang.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengeluarkan dekrit pada 9 Juli yang menetapkan 28 November sebagai tanggal pemilihan legislatif di Yerusalem Timur, Tepi Barat, dan Jalur Gaza. Pemungutan suara ini akan menjadi yang pertama sejak 2006.

Sumber mengatakan pembicaraan ini penting untuk menguji kemungkinan mengubah tekanan yang diberlakukan oleh genosida Israel di Gaza menjadi proses internal Palestina baru yang dapat membentuk kembali hubungan antar faksi politik utama, terutama menjelang pemilihan yang akan datang.

Mesir telah memainkan peran sentral dalam mediasi dialog internal Palestina selama bertahun-tahun, meskipun upayanya belum mengakhiri perpecahan politik. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda