Zurich, MINA – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) melonggarkan aturan larangan membawa botol air minum ke stadion Piala Dunia 2026 setelah menghadapi gelombang kritik dari suporter, pemerhati kesehatan, dan kelompok lingkungan.
Kebijakan baru itu memungkinkan penonton membawa satu botol air plastik sekali pakai yang masih tersegel ke dalam stadion untuk pertandingan yang digelar di Amerika Serikat dan Kanada. Skysport melaporkan, Ahad (7/6).
Sebelumnya, FIFA mengeluarkan aturan yang melarang seluruh jenis botol minum isi ulang masuk ke stadion dengan alasan keamanan. Organisasi tersebut beralasan botol, gelas, kaleng, atau wadah serupa berpotensi digunakan sebagai benda lempar yang dapat membahayakan pemain maupun penonton.
Kebijakan itu langsung memicu perdebatan karena dinilai menyulitkan akses air minum bagi suporter di tengah cuaca panas yang diperkirakan menyertai turnamen.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Kelompok suporter dan sejumlah pakar kesehatan menilai larangan tersebut berisiko meningkatkan potensi dehidrasi, terutama karena beberapa kota tuan rumah diperkirakan mengalami suhu tinggi selama berlangsungnya turnamen.
Mereka juga mempertanyakan komitmen FIFA terhadap isu keberlanjutan lingkungan karena kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan penggunaan plastik sekali pakai.
Merespons kritik yang semakin meluas, FIFA akhirnya merevisi kebijakan tersebut. Dalam aturan terbaru, penonton diizinkan membawa satu botol plastik lunak berkapasitas sekitar 590 mililiter yang masih tersegel dari pabrik.
Namun, botol isi ulang berbahan keras tetap dilarang masuk stadion karena dianggap masih memiliki risiko keamanan.
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
FIFA juga menyatakan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi cuaca panas di sekitar stadion, termasuk penyediaan titik hidrasi, kipas pendingin, stasiun kabut air, dan area pendinginan bagi penonton.
Selain itu, badan sepak bola dunia tersebut memastikan harga air minum di dalam stadion akan mengikuti standar harga yang berlaku pada acara lain di masing-masing venue.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan. Turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli itu diperkirakan menarik jutaan suporter dari berbagai negara, sehingga isu keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan penonton menjadi salah satu perhatian utama penyelenggara. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman
















Mina Indonesia
Mina Arabic