Surakarta, MINA – Program penguatan ekosistem ekonomi dan bisnis syariah nasional kembali diperkuat melalui peresmian Gedung Islamic Economic and Business Center (IEBC) di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Selasa (10/2).
Peresmian gedung yang didukung oleh Badan Pengelola Keuangan Haji ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia di sektor ekonomi syariah melalui pendidikan tinggi.
Gedung IEBC yang berlokasi di Kampus Universitas Sebelas Maret tersebut diharapkan menjadi pusat pengembangan kajian, riset, dan inovasi ekonomi Islam. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita yang dihadiri Anggota Dewan Pengawas BPKH Dr. H. Mulyadi, Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, serta CEO Rumah Zakat H. Irvan Nugraha, bersama jajaran pimpinan dan sivitas akademika.
Dalam sambutannya, perwakilan BPKH menegaskan pembangunan pusat ekonomi dan bisnis syariah ini merupakan wujud pemanfaatan dana umat yang dikelola secara amanah, profesional, dan transparan. Program ini diarahkan untuk menciptakan dampak jangka panjang melalui penguatan sistem ekonomi yang inklusif, berkeadilan, serta berkelanjutan di tingkat nasional.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Sementara itu, pihak UNS menyebut keberadaan IEBC sebagai langkah konkret memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun literasi dan praktik ekonomi syariah.
Gedung ini diproyeksikan menjadi ruang kolaborasi akademisi dan praktisi dalam merespons tantangan ekonomi global, sekaligus memperluas kontribusi nyata kampus terhadap pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan IEBC dikerjakan oleh Rumah Zakat sebagai mitra kemaslahatan BPKH. Kolaborasi ini disebut sebagai bagian dari rangkaian program kemitraan strategis yang telah dijalankan di berbagai wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua, guna memastikan dana umat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas.
Program Islamic Economic and Business Center ini diharapkan menjadi model sinergi antara pengelola dana publik, lembaga filantropi, dan institusi pendidikan tinggi dalam memperkuat fondasi ekonomi syariah Indonesia.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Melalui inisiatif tersebut, nilai manfaat dana haji tidak hanya dirasakan dalam penyelenggaraan ibadah, tetapi juga dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan sektor ekonomi syariah nasional secara berkelanjutan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic