Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ISEF 2026 Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Usaha Industri Halal

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:42 WIB

38 Views ㅤ

Forum Kewirausahaan Syariah Muda yang digelar oleh Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (17/10). (Foto: Bank Indonesia)

Jakarta, MINA – Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 mendorong generasi muda untuk mengambil peran dalam pengembangan industri halal melalui kewirausahaan, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.

Hal tersebut mengemuka dalam Forum Kewirausahaan Syariah Muda yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (17/10).

Forum dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Digital melalui Kewirausahaan Generasi Muda” tersebut dibuka Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman bersama Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destri Anna Sari.

BI mencatat, sektor rantai nilai halal Indonesia tumbuh 6,21 persen pada 2025, melampaui pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional. Capaian tersebut menunjukkan peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha di berbagai sektor industri halal.

Baca Juga: Dubes Palestina Lepas Ribuan Peserta Solidarity Run for Palestine

Berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2025/2026, Indonesia menempati peringkat keempat dunia dalam ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Indonesia berada di posisi pertama pada sektor fesyen modest, peringkat ketiga pada makanan halal serta media dan rekreasi, dan peringkat keempat pada farmasi dan kosmetik halal.

Aida mengatakan, generasi muda memiliki potensi besar untuk menghadirkan perubahan melalui karya dan pengembangan usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Potensi tersebut turut didukung perkembangan ekonomi digital Indonesia. Hingga periode yang dilaporkan BI pada Oktober 2026, jumlah pengguna internet mencapai 235,3 juta orang, sedangkan nilai transaksi bruto ekonomi digital mencapai sekitar 100 miliar dolar AS.

Digitalisasi sistem pembayaran juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan transaksi. Hingga Agustus 2026, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menjangkau 47,11 juta merchant dan 69,32 juta pengguna.

Baca Juga: Ini Rangkaian Kegiatan Bulan Solidaritas Palestina di Masjid Darussalam Kota Wisata

Untuk memperkuat kewirausahaan generasi muda, BI mendorong pengembangan model bisnis, pelatihan kewirausahaan dan inovasi digital, serta penguatan kepemimpinan.

Sementara itu, Menteri Koperasi Fery Juliantono, dalam sambutan yang dibacakan Destri Anna Sari, mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi konsumen produk halal, tetapi juga menjadi produsen dan pelaku usaha yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah serta menciptakan lapangan kerja.

Ia berharap forum tersebut dapat mendorong kolaborasi antara generasi muda, koperasi, lembaga keuangan syariah, dunia usaha, masjid, dan pemerintah untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan.

Melalui ISEF 2026, pengembangan kewirausahaan generasi muda diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam industri halal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia. []

Baca Juga: Ribuan Peserta Ikuti Solidarity Run for Palestine di Kota Wisata

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Gunung Marapi Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Selimuti Agam Sumbar

Rekomendasi untuk Anda