Jenewa, MINA – Lembaga Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperingatkan pada Sabtu (7/2), kondisi di Jalur Gaza tetap sangat rapuh dan mematikan bagi anak-anak, menunjukkan kegagalan gencatan senjata yang diprakarsai Presiden AS Donald Trump.
UNICEF mengatakan, anak-anak di Gaza terus menderita akibat serangan udara sambil menghadapi runtuhnya sistem kesehatan, air, dan pendidikan. Laporan menunjukkan bahwa serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 37 anak di seluruh Jalur Gaza sejak awal tahun. QNN melaporkan.
Badan PBB tersebut menekankan bahwa gencatan senjata harus dipertahankan jika penderitaan anak-anak Gaza ingin diakhiri. Mereka memperingatkan bahwa kembalinya kekerasan skala penuh akan semakin membahayakan generasi yang sudah ditandai oleh trauma, pengungsian, dan kehilangan.
Bulan lalu, UNICEF melaporkan bahwa setidaknya 100 anak tewas di Gaza akibat serangan udara Israel dan tindakan kekerasan lainnya sejak gencatan senjata dimulai tiga bulan lalu. []
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic