Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Google Earth Tampilkan Parahnya Kerusakan Gaza

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 28 September 2026 - 22:06 WIB

Senin, 28 September 2026 - 22:06 WIB

17 Views ㅤ

Warga Palestina berjalan di tengah kehancuran di Kota Gaza, akibat genosida yang dilakukan Israel. (Foto: Ruwaida Amer/+972 Magazine)

Gaza, MINA — Citra satelit terbaru yang tersedia di Google Earth memperlihatkan perubahan drastis sejumlah kawasan di Jalur Gaza setelah hampir tiga tahun perang. Permukiman yang sebelumnya dipadati bangunan kini di sejumlah lokasi tampak berubah menjadi hamparan puing dan lahan terbuka.

Tampilan tersebut terlihat antara lain di Rafah, Khan Younis, dan Kota Gaza. Di Rafah, deretan bangunan yang sebelumnya terlihat jelas kini banyak yang telah hilang, sementara sejumlah kawasan terbuka dipenuhi tempat penampungan darurat.

Di sekitar Rumah Sakit Al-Shifa, citra juga menunjukkan perubahan besar pada lanskap perkotaan. Citra tersebut mendapat perhatian luas di media sosial setelah pengguna membandingkannya dengan gambar Google Earth sebelumnya.

Analis Australian Strategic Policy Institute, Nathan Ruser menyebut citra itu memperlihatkan kondisi Gaza dengan tingkat ketajaman yang mengejutkan. Namun, Google belum mengonfirmasi secara terbuka kapan tepatnya citra terbaru tersebut diunggah.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Gambaran dari udara tersebut sejalan dengan berbagai kajian berbasis citra satelit mengenai kerusakan di Gaza. Studi yang diterbitkan PNAS Nexus pada Mei 2026 menemukan bahwa hingga Oktober 2024, sekitar 67,9 persen kawasan terbangun di Gaza telah mengalami kerusakan, berdasarkan analisis citra satelit.

Pusat Satelit PBB (UNOSAT) juga telah menggunakan citra satelit beresolusi tinggi untuk memetakan kerusakan bangunan dan infrastruktur Gaza. Dalam salah satu penilaiannya pada 2024, UNOSAT mencatat 163.778 bangunan terdampak, termasuk lebih dari 52 ribu bangunan yang hancur.

Data tersebut menunjukkan bahwa citra satelit menjadi salah satu instrumen penting untuk mendokumentasikan kondisi wilayah yang sulit dipantau langsung dari lapangan.

Citra terbaru Google Earth itu kini memberikan gambaran visual mengenai perubahan fisik Gaza akibat perang sejak Oktober 2023.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Meski tanggal pengambilan gambar terbaru belum dipastikan, tampilan tersebut memperlihatkan perubahan besar pada kawasan permukiman, fasilitas umum, dan ruang perkotaan di sejumlah wilayah Gaza.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Rekomendasi untuk Anda

Citra Satelit Google Ungkap 82 Persen Bangunan Gaza Rusak
Palestina
Palestina
BMKG: Abu Vulkanik Negatif, 8 Bandara Beroperasi Kembali
Indonesia
Internasional