Gaza, MINA – Gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas berharap dimulainya kedatangan pasukan internasional akan menandai awal pelaksanaan tugas-tugas mereka, terutama menghentikan pelanggaran Israel di Jalur Gaza.
Hal ini disampaikan oleh Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, Rabu (1/7), menyusul pengumuman Dewan Perdamaian mengenai kedatangan kendaraan taktis pertama di area dukungan logistik yang dikenal sebagai Endurance.
Endurance adalah zona logistik yang didirikan di Israel selatan dekat penyeberangan Kerem Abu Salem dan tidak terletak di dalam Jalur Gaza. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat transit dan dukungan bagi Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang diharapkan beroperasi di Gaza, di mana kendaraan, peralatan, dan personel diterima sebelum secara bertahap dipindahkan ke wilayah tersebut, demikian laporan situs web berbahasa Ibrani I24 News.
“Kami berharap pengumuman Dewan Perdamaian tentang dimulainya penempatan pasukan internasional di Jalur Gaza akan menandai awal pelaksanaan tugas-tugas mereka, yaitu memisahkan rakyat kami di Jalur Gaza dari tentara pendudukan Israel, dan berupaya menghentikan pelanggarannya,” ujar Qassem.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Juru bicara Hamas juga menyerukan kepada Dewan Perdamaian untuk memulai implementasi praktis dari rencana gencatan senjata Gaza, termasuk mendatangkan komite nasional untuk mengelola wilayah tersebut, memberikan bantuan kemanusiaan yang nyata, dan mewajibkan Israel untuk menarik diri.
Ia selanjutnya menekankan perlunya memulai upaya rekonstruksi, menggambarkannya sebagai hak fundamental bagi semua warga Palestina di Gaza di mana pun mereka berada.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic