Yerusalem, MINA – Militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) mengakui bahwa seorang tentaranya terlibat dalam perusakan patung Yesus di wilayah Lebanon selatan, setelah sebuah video viral beredar di media sosial.
Pengakuan itu muncul setelah beredarnya foto yang menunjukkan seorang prajurit Israel menghancurkan patung Yesus menggunakan palu godam. Pihak militer Israel membenarkan keaslian gambar tersebut dan menyatakan insiden itu memang melibatkan personel mereka di lapangan.
Insiden tersebut menambah panjang daftar tuduhan pelanggaran terhadap tempat dan simbol keagamaan di wilayah konflik. Al-Mayadeen melaporkan, Senin (20/4).
Patung yang dirusak diduga berada di kawasan berpenduduk Kristen di Lebanon selatan, wilayah yang selama ini kerap menjadi lokasi ketegangan antara Israel dan kelompok bersenjata setempat.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Sejumlah pihak mengecam keras tindakan tersebut karena dinilai melukai perasaan umat Kristen di seluruh dunia. Perusakan simbol keagamaan berpotensi memperluas konflik, tidak hanya secara militer tetapi juga sosial dan keagamaan, terutama di kawasan Timur Tengah yang sensitif terhadap isu identitas.
Hingga kini belum ada penjelasan rinci terkait motif tindakan tersebut maupun sanksi terhadap prajurit yang terlibat. Namun, kasus ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap situs dan simbol keagamaan dalam konflik bersenjata, sebagaimana diatur dalam hukum humaniter internasional.
Ketegangan di wilayah Lebanon selatan sendiri masih berlangsung di tengah konflik yang lebih luas antara Israel dan kelompok perlawanan di kawasan tersebut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic